Rabu, 02 Juli 2014

Dikonsumsi Berlebih, Minuman Energi Lebih Berbahaya dari Kopi

Jakarta, Banyak studi mengatakan kafein bermanfaat. Beberapa studi menyebutnya pelindung potensial dari penyakit seperti Parkinson, dan bahkan beberapa jenis kanker.

Kafein bertindak sebagai stimulan pada manusia yang akan meningkatkan denyut jantung dan metabolisme tubuh. Kafein dapat ditemukan dalam biji, daun, dan buah dari tanaman kopi atau kola. Beberapa jenis minuman populer yang mengandung kafein di antaranya kopi, minuman olahraga, dan minuman energi.

Akan tetapi kafein tidak selalu membawa manfaat, jika dikonsumsi dengan dosis yang berlebihan kafein dapat menyebabkan keracunan pada manusia atau overdosis. Dr David Seres dari Universitas Kolombia, Amerika Selatan, mengatakan dosis aman konsumsi kafein adalah sekitar 200 atau 300 miligram atau sekitar dua hingga empat gelas kopi dalam sehari.

Overdosis kafein dapat menyebabkan kecemasan, denyut jantung tidak menentu dan cepat, tekanan darah meningkat, insomnia, berkeringat, pusing, mual, dan serangan jantung.

Barbara Crouch, direktur eksekutif dari Utah Poison Control Center mengatakan permasalahan ada pada mereka yang menyukai minuman berenergi. Mereka biasanya menenggak tidak hanya satu, dua, atau tiga minuman energi sebelum beraktivitas berat.

Umumnya kafein yang terkandung pada satu cangkir kopi sekitar 100 miligram. Pada minuman energi, kafein yang terkandung bisa sampai sekitar 200 miligram tergantung mereknya.

"Saat Anda minum lebih dari satu botol minuman energi dibandingkan dengan minum satu cangkir kopi, tubuh tidak memetabolismenya dengan cara yang sama. Berbagai faktor seperti ukuran tubuh, umur, jenis kelamin, interaksi obat, tingkat hidrasi, dan jumlah makanan di perut dapat memberikan dampak yang berbeda saat tubuh sedang tinggi kafein," ujar Crouch seperti dikutip dari CNN, Rabu (2/7/2014).

Selain itu Crouch mengatakan para produsen minuman berenergi tidak sepenuhnya terang-terangan tentang bahan yang ada pada produk mereka. Banyak bahan natural tambahan pada minuman energi seperti guarana, taurin, dan apa yang disebut ginseng Siberia belum sepenuhnya teruji.

"Minuman energi mengandung bahan-bahan 'alami' lain yang mungkin memiliki jumlah tambahan kafein. Mereka juga mungkin mengandung efek stimulasi lain yang tidak teruji keamanannya atau bagaimana interaksinya dengan obat resep, dan zat aktif lainnya," tutup Crouch.

(up/up)
http://health.detik.com/read/2014/07/02/152614/2625792/763/dikonsumsi-berlebih-minuman-energi-lebih-berbahaya-dari-kopi?l992205755

Cek Kesehatan Reproduksi

Jakarta, Pemeriksaan panggul memang berguna bagi wanita terutama untuk melihat kesehatan reproduksinya. Tapi, menurut pedoman baru dokter penyakit dalam di AS baru-baru ini, wanita seharusnya tidak melakukan pemeriksaan panggul rutin.

Memang, American College of Physicians (ACP) merekomendasikan pemeriksaan panggul jika wanita mengalami kondisi tertentu seperti perdarahan abnormal, sakit, atau sedang hamil. Tetapi, bagi wanita yang tak memiliki gejala serius, mereka justru tidak direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan itu.

"Justru para wanita bisa merasa cemas, kesakitan, atau takut dengan kondisinya," kata dr Linda Humphrey yang merupakan co-author pedoman baru dokter penyakit dalam di AS sekaligus anggota ACP's Clinical Practice Guidelines Committee, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/7/2014).

Dikatakan Humphrey biasanya pemeriksaan panggul dilakukan dokter untuk melihat kelainan pada vagina dan organ di sekitarnya. Dokter akan mengamati perut pasien untuk memeriksa organ internal, termasuk sistem reproduksinya dengan menggunakan alat yang disebut spekulum.

Pemeriksaan panggul sering dikaitkan dengan risiko kanker serviks. Meski wanita yang berisiko disarankan untuk melakukan skrining rutin, Humphrey tak mengharuskan mereka melakukan cek panggul rutin. Dengan kata lain, Humphrey menekankan jika pedoman untuk pemeriksaan kanker serviks perlahan mulai berubah.

Menurut review yang diketuai dr Hanna Bloomfield dari Minneapolis Veterans Affairs Health Care System, pemeriksaan panggul pada sepertiga wanita justru menyebabkan rasa sakit, tidak nyaman, takut, dan cemas. Oleh karena itu, Humphrey yakin jika tak ada masalah serius yang dialami wanita, pemeriksaan panggul tak terlalu dibutuhkan.

"Pemeriksaan panggul bisa memungkinkan ginekolog untuk mengamati anatomi pasien, termasuk mendeteksi masalah seperti inkontinensa dan disfungsi seksual. Tapi kembali lagi pemeriksaan itu disesuaikan dengan kebutuhan pasien dan keputusan antara penyedia layanan kesehatan serta si pasien," terang drs George Sawaya dari University of California.

Sawaya menambahkan, rekomendasi untuk tidak rutin melakukan pemeriksaan panggul bisa dilakukan oleh wanita yang tak memiliki gejala. Tetapi, jika terjadi sesuatu yang aneh dan tidak lumrah, lebih baik para wanita segera berkonsultasi ke dokter.


(rdn/up)


http://health.detik.com/read/2014/07/02/155215/2625842/763/cek-kesehatan-reproduksi-wanita-tak-harus-rutin-jalani-pemeriksaan-panggul?l992205755

Agar BUMN Terhindar dari Rugi Kurs

Jakarta -Bank Indonesia (BI) menganjurkan BUMN agar melakukan sistem lindung nilai atau hedging terhadap nilai tukar. Upaya ini dibutuhkan untuk menghindari potensi rugi kurs.

Hedging menjadi sangat penting bagi BUMN yang memiliki pendapatan dalam bentuk rupiah. Sementara pengeluaran atau pembayaran pinjaman dilakukan dengan mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat (AS).
"Idealnya, mereka harus melakukan hedging untuk menjaga tahu-tahu mereka memiliki kerugian mengelola perbedaan nilai tukar. Tetapi kalau lakukan lindung nilai, mereka bisa menjaga dengan bayar premi tertentu. Tidak kemudian menjadi mengalami kerugian seperti 2013," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (2/7/2014).

Soal hedging, Agus mengatakan sebelumnya sudah dibahas oleh beberapa pihak terkait baik pemerintah, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), hingga aparat penengak hukum seperti Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI.

"Jadi tentang hedging, sebetulnya sudah dilakukan koordinasi di minggu kedua Juni. Secara aturan dan regulasi itu semuanya sudah ada. Menteri BUMN, Menkeu, sudah mengeluarkan aturan. Namun perlu sosialisasi," jelasnya.

Menurut Agus, pandangan semua pihak sudah sama terkait hedging. Para pihak terkait akan bertemu kembali pekan depan untuk penyelarasan lebih lanjut.

"Nanti akan ada sesi penyelarasan dan harmonisasi tanggal 10 Juli. Kita harapkan semua aturan sudah terharmonisasi. Kalau memang diperlukan harmonisasi akan ditindaklanjuti," sebut Agus.

Agus menegaskan hedging bukanlah merupakan kerugian negara karena bisa diibaratkan seperti asuransi. "Bukan rugi. Kalau harga pada saat satu waktu harganya jauh lebih rendah yaitu menjadi suatu pendapatan. Kalau sebaliknya diangggap sebagai biaya," paparnya.

Berdasarkan data BI, dari total 138 BUMN baru 2 yang telah melakukan lindung nilai yaitu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Garuda memperoleh kredit dalam mata uang rupiah, sedangkan kebutuhan dan pendapatannya dalam mata uang dolar Amerika Serikat (AS) sehingga terdapat potensi missmatch arus kas.

Untuk mitigasi terhadap risiko fluktuasi nilai tukar, BNI dan Garuda sepakat melakukan transaksi lindung nilai berupa Cross Currency Swap (CCS) senilai Rp 500 miliar dengan jangka waktu 3 tahun atas pokok utang dan bunga pinjaman.
(mkl/hds)

http://finance.detik.com/read/2014/07/02/145920/2625715/5/ini-saran-agus-marto-agar-bumn-terhindar-dari-rugi-kurs

Dolarisasi

Jakarta -Maraknya penggunaan mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat (AS) di dalam negeri membuat rupiah tidak sepenuhnya berdaulat di negeri sendiri. Sejumlah tempatdan sektor ekonomi telah terbiasa menggunakan dolar AS.

Pengamat ekonomi Farial Anwar mengatakan, penggunaan dolar AS di Indonesia sudah begitu marak sehingga bisa dibilang ada wabah dolarisasi. Ini tidak hanya terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, di mana pembayaran Container Handling Charge (CHC) dan Terminal Handling Charge (THC) menggunakan dolar AS.

"Ini kan bukan cuma di Tanjung Priok. Masih banyak lagi," kata Farial kepada detikFinance, Rabu (2/7/2014).

Dari sisi wilayah, Farial mengatakan dolarisasi terjadi di perbatasan, seperti Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Papua, dan Batam. Tidak hanya di daerah-daerah itu, transaksi di perkotaan seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, atau Bali juga kerap kali menggunakan mata uang asing.

"Itu Bali sudah gila-gilaan kalau lihat orang transaksi pakai dolar," ujarnya

Sektornya pun beragam. Mulai dari perdagangan batu bara, produk kimia, alat-alat berat, mesin tekstil, sewa-menyewa ruko di pusat perbelanjaan, ruang perkantoran, pembelian properti, dan pembayaran hotel.

Kemudian, penetapan harga pada produk komputer dan alat-alat elektronik lainnya juga seringkali dengan dolar AS. Demikian juga pembayaran agen perjalanan haji dan umrah.

"Transaksinya juga ada di Pasar Baru Bandung, Glodok, dan Tanah Abang Jakarta," sebut Farial

Menurut Farial, ini adalah situasi yang sangat memprihatinkan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. UU No 7/2011 harus segera diimplementasikan.

"Kalau seperti ini terus ya dolarisasi yang akan terjadi di negara ini. Semua orang akan pakai dolar ketimbang rupiah," tuturnya.
(mkl/hds)


http://finance.detik.com/read/2014/07/02/142930/2625666/5/penggunaan-dolar-di-mana-mana-pengamat-ini-sebut-ri-kena-wabah-dolarisasi?f9911023 

MP3EI

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menilai peranan pemerintah dalam pengembangan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) masih sangat minim akibat tidak memadainya dana yang dianggarkan pemerintah di APBN untuk MP3EI. Oleh karena itu, kebijakan MP3EI memerlukan komitmen riil dari pemerintah untuk dapat mewujudkannya.

"Rancangan kebijakan MP3EI ini sangat ideal, karena itu, pihaknya mendorong pemerintah untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar guna pengembangan MP3EI sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap program MP3EI, sebelum mendapat komitmen dari pihak swasta," kata Ketua Umum Kadin, Suryo Bambang Sulisto.
Menurut Ketua Umum Kadin.

Ia menyebutkan, sumber daya finansial APBN yang dimiliki pemerintah diharapkan dapat didedikasikan untuk pembangunan ekonomi secara efisien untuk mewujudkan MP3EI ini secara nyata. Ia juga mengingatkan bahwa pengembangan MP3EI dilakukan dengan pendekatan "breakthrough" (terobosan) yang didasari oleh semangat "Not Business As Usual".

"Karena itu, pihak swasta akan diberikan peran utama dan penting dalam pembangunan ekonomi terutama dalam peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja, sedangkan pihak pemerintah akan berfungsi sebagai regulator, fasilitator dan katalisator," katanya.

Sejak diluncurkan sampai dengan akhir Desember 2011, pemerintah telah melaksanakan "groundbreaking" (pemancangan batu pertama) sebanyak 94 proyek investasi sektor riil dan pembangunan infrastruktur dengan total nilai investasi sebesar Rp. 499,5 triliun.

Untuk tahun 2012, direncanakan "groundbreaking" terhadap 84 proyek investasi sektor riil dan pembangunan infrastruktur dengan nilai total sebesar Rp. 536,3 triliun. Groundbreaking proyek pada umumnya merupakan investasi sektor swasta murni.

Menurut Suryo Bambang Sulisto, dalam Proyeksi Ekonomi 2013 di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, kebutuhan infrastruktur terbengkalai karena kekurangan anggaran di APBN seperti adanya jalan baru yang hampir tidak dibangun dan infrastruktur lainnya, seperti pelabuhan dan bandara.

Guna mendukung pelaksanaan MP3EI melalui perbaikan konektivitas domestik dan internasional, Bank Pembangunan Asia (ADB) telah memberikan pinjaman program senilai 300 juta dolar AS (sekitar Rp. 2,88 triliun).

Wakil Kepala Kantor Perwakilan ADB di Indonesia, Edimon Ginting, menyatakan bahwa, konektivitas yang kurang baik, kendala infrastruktur dan biaya logistik yang tinggi menghalangi Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan melakukan upaya pemerataan kesejahteraan bagi seluruh penduduk Indonesia. (Dari beberapa sumber, Keasdepan Bidang Industri, UKM, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan)

http://www.setkab.go.id/mp3ei-6729-komitmen-riil-pemerintah-terhadap-kebijakan-pengembangan-program-mp3ei.html

Ikatan Akuntan Indonesia Terlibat Dalam Upaya Mengoptimalkan Penerapan Good Governance di Sektor Publik

Press Release



“Ikatan Akuntan Indonesia Terlibat Dalam Upaya Mengoptimalkan Penerapan Good Governance di Sektor Publik”



Penerapan good governance atau tata kelola yang baik, mutlak diterapkan di seluruh entitas dan lembaga pemerintahan agar cita-cita bangsa menuju welfare state (negara yang menyejahteraan rakyatnya) dapat dicapai. Karena itu rangkaian Dialog Pengelolaan Keuangan Negara diselenggarakan untuk menciptakan sebuah proses transparansi dan akuntabilitas yang baik di lingkungan pemerintahan.



Dialog Pengelolaan Keuangan Negara adalah dialog yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kompartemen Akuntan Sektor Publik (KASP). Dialog ini telah menjadi agenda rutin IAI KASP, salah satu kompartemen IAI yang membidangi pengembangan akuntansi sektor publik yang berdiri sejak 1999. IAI KASP memiliki misi  menjadi organisasi profesi yang mandiri dan berkualitas dalam pengembangan pengetahuan dan praktik akuntansi sektor publik.



Melalui Dialog Pengelolaan Keuangan Negara yang kali ini diselenggarakan di Yogyakarta, profesi akuntan, terutama sektor publik, ingin mengukuhkan kembali posisinya di kancah pembangunan ekonomi berkelanjutan di negeri ini. Melalui nilai-nilai good governance, akuntan berperan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik yang selanjutnya akan berperan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.



Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI, Prof. Mardiasmo dalam sambutannya mengatakan, "Outcome-nya adalah para pengambil kebijakan, pemimpin bangsa, pemimpin organisasi, bahkan pemimpin masyarakat, bisa memiliki awareness secara strategis pada aspek ini. Ini akan mengubah paradigma pengelolaan keuangan negara, organisasi, bahkan masyarakat, mengenai pemanfaatan akuntansi agar bisa lebih memberikan manfaat bagi sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat."



Dialog kali ini mengusung tema besar "ASEAN Integrated Accounting Profession for Sustainable Economics Growth," dan akan membahas berbagai topik aktual dan faktual mengenai sistem informasi mengasuransikan kesehatan masyarakat untuk mewujudkan welfare state dan membangun efisiensi serta produktivitas pengelolaan keuangan negara.



Melalui dialog ini, para pelaku dan pengambil kebijakan di sektor publik, akan saling berdiskusi, menyampaikan pemikiran, serta mencari solusi atas berbagai permasalahan di sektor publik atau sektor pemerintahan. Banyak informasi terkini dan pengetahuan praktis bagi para pengelola keuangan, utamanya pemetaan kondisi dalam pengelolaan keuangan negara.



Dialog ini merupakan kelanjutan dari Dialog Pengelolaan Keuangan Negara pada 2011 lalu, yang telah menghasilkan komunike yang berisi diantaranya tentang survei pengelolaan keuangan negara, adanya kurikulum yang komprehensif, serta mendorong pemerintah mampu menyediakan data/informasi yang valid, lengkap, tepat waktu, dan relevan. Satu bagian yang perlu diperhatikan dari komunike itu adalah upaya IAI KASP untuk mendorong dilakukannya konsolidasi atas semua Laporan Keuangan pemerintah agar informasi keuangan secara rasional bisa disajikan secara komprehensif. Langkah itu merupakan wujud dari upaya memasyarakatkan akuntansi sektor publik, sehingga nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para stakeholders dalam menilai dan mengambil keputusan mencapai negara sejahtera (welfare state) dan pengelolaan dan akuntabilitas publik.



Informasi lebih lanjut tentang Ikatan Akuntan Indonesia dan Dialog Pengelolaan Keuangan Negara bisa menghubungi IAI di 021 31904232 ext. 220/221



IAI, Salam Profesionalisme Akuntan


http://www.iaiglobal.or.id/v02/berita/detail.php?catid=&id=698

Selasa, 01 Juli 2014

Don't Compare yourself with others

Humanist sih ketika kita melihat orang yang menurut kita lebih oke dari kita, kita ngerasa gimana gitu. tapi, jangan sampai kepikiran ngeliatnya. dipikirin tiap waktu dan jangan sampai kita menjadi wanna be nya seseorang.

jadi drii sendir itu lebih baik. lo bisa ngejalanin apa yang lo suka. inget, hidup itu sekali! gausah terlalu terobsesi sama seseorang. Jika kita ingin seperti dia yang kita inginkan itu boleh aja asal membawa pengaruh positif (memberi dorongan untuk maju) tapi jangan yang sampe gila-gilaan. Manusia itu gada yang sempurna. Dia yang kita anggap kece aja juga punya kekurangan. dripada tiap hari mikriin bagaimana menjadi dia, mendnigan bersyukur untuk setiap hal yang kita punya. Bersyukur masih memiliki anggota tubuh yang terbilang lengkap, bersyukur masih dikasih kesempatan untu mengetahui dan mengenal orang tua kita, bersyukur punya kakak/adik, teman, bahkan sahabat. dengan cara itu, kebahagiaan bakal dateng. Kebahagiaan itu gaperlu dari hal besar. dari hal kecil aja. kaya lo masih dikasih kesehatan, punya tangan, punya kaki, punya mata, punya orang tua, punya banyak temen-temen.

membandingin diri kita dengan orang lain itu capek loh. Yang ada kita selalu aja merasa kurang, merasa minder dan bikin hari-hari kita itu jadi useless bingit lah. buat apa coba? satu hal yang bikin kita gabahagia ya itu. comapre ourself with others. Remember this: Nothing is Perfect, guys! Lo, Gue, mereka kita semua tuh sama. Sama-sama dilahirkan oleh seorang manusia berjenis kelamin wanita kan?


so, stop comparing yourself!
Just Givethanks to GOD that's the way to get happiness :)