Rabu, 02 Juli 2014

Ikatan Akuntan Indonesia Terlibat Dalam Upaya Mengoptimalkan Penerapan Good Governance di Sektor Publik

Press Release



“Ikatan Akuntan Indonesia Terlibat Dalam Upaya Mengoptimalkan Penerapan Good Governance di Sektor Publik”



Penerapan good governance atau tata kelola yang baik, mutlak diterapkan di seluruh entitas dan lembaga pemerintahan agar cita-cita bangsa menuju welfare state (negara yang menyejahteraan rakyatnya) dapat dicapai. Karena itu rangkaian Dialog Pengelolaan Keuangan Negara diselenggarakan untuk menciptakan sebuah proses transparansi dan akuntabilitas yang baik di lingkungan pemerintahan.



Dialog Pengelolaan Keuangan Negara adalah dialog yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kompartemen Akuntan Sektor Publik (KASP). Dialog ini telah menjadi agenda rutin IAI KASP, salah satu kompartemen IAI yang membidangi pengembangan akuntansi sektor publik yang berdiri sejak 1999. IAI KASP memiliki misi  menjadi organisasi profesi yang mandiri dan berkualitas dalam pengembangan pengetahuan dan praktik akuntansi sektor publik.



Melalui Dialog Pengelolaan Keuangan Negara yang kali ini diselenggarakan di Yogyakarta, profesi akuntan, terutama sektor publik, ingin mengukuhkan kembali posisinya di kancah pembangunan ekonomi berkelanjutan di negeri ini. Melalui nilai-nilai good governance, akuntan berperan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik yang selanjutnya akan berperan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.



Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI, Prof. Mardiasmo dalam sambutannya mengatakan, "Outcome-nya adalah para pengambil kebijakan, pemimpin bangsa, pemimpin organisasi, bahkan pemimpin masyarakat, bisa memiliki awareness secara strategis pada aspek ini. Ini akan mengubah paradigma pengelolaan keuangan negara, organisasi, bahkan masyarakat, mengenai pemanfaatan akuntansi agar bisa lebih memberikan manfaat bagi sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat."



Dialog kali ini mengusung tema besar "ASEAN Integrated Accounting Profession for Sustainable Economics Growth," dan akan membahas berbagai topik aktual dan faktual mengenai sistem informasi mengasuransikan kesehatan masyarakat untuk mewujudkan welfare state dan membangun efisiensi serta produktivitas pengelolaan keuangan negara.



Melalui dialog ini, para pelaku dan pengambil kebijakan di sektor publik, akan saling berdiskusi, menyampaikan pemikiran, serta mencari solusi atas berbagai permasalahan di sektor publik atau sektor pemerintahan. Banyak informasi terkini dan pengetahuan praktis bagi para pengelola keuangan, utamanya pemetaan kondisi dalam pengelolaan keuangan negara.



Dialog ini merupakan kelanjutan dari Dialog Pengelolaan Keuangan Negara pada 2011 lalu, yang telah menghasilkan komunike yang berisi diantaranya tentang survei pengelolaan keuangan negara, adanya kurikulum yang komprehensif, serta mendorong pemerintah mampu menyediakan data/informasi yang valid, lengkap, tepat waktu, dan relevan. Satu bagian yang perlu diperhatikan dari komunike itu adalah upaya IAI KASP untuk mendorong dilakukannya konsolidasi atas semua Laporan Keuangan pemerintah agar informasi keuangan secara rasional bisa disajikan secara komprehensif. Langkah itu merupakan wujud dari upaya memasyarakatkan akuntansi sektor publik, sehingga nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para stakeholders dalam menilai dan mengambil keputusan mencapai negara sejahtera (welfare state) dan pengelolaan dan akuntabilitas publik.



Informasi lebih lanjut tentang Ikatan Akuntan Indonesia dan Dialog Pengelolaan Keuangan Negara bisa menghubungi IAI di 021 31904232 ext. 220/221



IAI, Salam Profesionalisme Akuntan


http://www.iaiglobal.or.id/v02/berita/detail.php?catid=&id=698

Selasa, 01 Juli 2014

Don't Compare yourself with others

Humanist sih ketika kita melihat orang yang menurut kita lebih oke dari kita, kita ngerasa gimana gitu. tapi, jangan sampai kepikiran ngeliatnya. dipikirin tiap waktu dan jangan sampai kita menjadi wanna be nya seseorang.

jadi drii sendir itu lebih baik. lo bisa ngejalanin apa yang lo suka. inget, hidup itu sekali! gausah terlalu terobsesi sama seseorang. Jika kita ingin seperti dia yang kita inginkan itu boleh aja asal membawa pengaruh positif (memberi dorongan untuk maju) tapi jangan yang sampe gila-gilaan. Manusia itu gada yang sempurna. Dia yang kita anggap kece aja juga punya kekurangan. dripada tiap hari mikriin bagaimana menjadi dia, mendnigan bersyukur untuk setiap hal yang kita punya. Bersyukur masih memiliki anggota tubuh yang terbilang lengkap, bersyukur masih dikasih kesempatan untu mengetahui dan mengenal orang tua kita, bersyukur punya kakak/adik, teman, bahkan sahabat. dengan cara itu, kebahagiaan bakal dateng. Kebahagiaan itu gaperlu dari hal besar. dari hal kecil aja. kaya lo masih dikasih kesehatan, punya tangan, punya kaki, punya mata, punya orang tua, punya banyak temen-temen.

membandingin diri kita dengan orang lain itu capek loh. Yang ada kita selalu aja merasa kurang, merasa minder dan bikin hari-hari kita itu jadi useless bingit lah. buat apa coba? satu hal yang bikin kita gabahagia ya itu. comapre ourself with others. Remember this: Nothing is Perfect, guys! Lo, Gue, mereka kita semua tuh sama. Sama-sama dilahirkan oleh seorang manusia berjenis kelamin wanita kan?


so, stop comparing yourself!
Just Givethanks to GOD that's the way to get happiness :)

Tugas Softskills 4th Part - Akuntansi Internasional

Nama: Margaretha
 NPM : 24210202
 Kelas : 4EB16


Soal!
1. Apa yang menyebabkan terjadinya persaingan global??

 Jawab!
 - Penyebab terjadinya persaingan global adalah;

·         Adanya peluang untuk mengambil alih kekuasaan bisnis
·         Hambatan-hambatan perdagangan bebas
·         Meningkatnya teknologi dunia
·         Transportasi yang memadai dan canggih
 Faktor-faktor ini lah yang menjadikan terjadinya persaingan global, antara perusahaan internasional dengan perusahaan lokal.

Soal!
2. Sebutkan Negara-negara yang disebut sebagai surga pajak (Tax Heavens)!

 Jawab!!
 - Berikut negara-negara yang menjadi surga pajak (tax heavens)
·         Cina
·         Kanada
·         Swiss
·         India
·         Taiwan
·         Swedia
·         Cayman Island
·         Malaysia
·         Bermuda
Soal!
3. Sebutkan dan jelaskan mengenai harga transfer!

 Jawab!!

 A. DEFINISI
1. Harga transfer Menurut akuntansi:

Definisi harga transfer dapat digolongkan menjadi dua yaitu definisi luas dan definisi sempit. Dalam definisi luas, harga transfer adalah nilai barang atau jasa yang ditransfer oleh suatu pusat pertanggungjawaban ke pusat pertanggungjawaban yang lain. Dalam definisi sempit, harga transfer adalah nilai barang dan jasa yang ditransfer antara dua pusat laba atau lebih. Tujuan utama dari transfer pricing adalah mengevaluasi dan mengukur kinerja perusahaan. Tetapi sering juga transfer pricing digunakan perusahaan-perusahaan multinasional untuk meminimalkan jumlah pajak yang dibayar melalui rekayasa harga yang ditransfer antar divisi. Adanya hubungan istimewa merupakan kunci dari dilakukannya praktek transfer pricing dalam bidang perpajakan.

 Harga transfer sering memicu masalah terutama pada penentuan harga sepakatannya, karena melibatkan dua unit, yaitu unit pembeli dan unit penjual, dan harga transfer juga mempengaruhi pengukuran laba unit, harga transfer yang tinggi akan merugikan unit pembeli sedangkan harga transfer yang terlalu rendah akan merugikan unit penjual, maka penentuan harga transfer menjadi hal yang sangat penting.
2. Harga Transfer menurut pajak

Menurut Gunadi (2006) transfer pricing menyebabkan ketidakadilan dalam perpajakan karena perbedaan struktur perusahaan . Perusahaan yang dipecah-pecahkan menjadi suatu grup dapat merekayasa laba sehingga meminimalkan pajak. Sementara itu, perusahaan tunggal harus membayar pajak seperti apa adanya. Ada dua pendekatan yang direkomendasikan dalam buku Tax Law design and Drafting (IMF 1996) untuk menegakkan keadilan perpajakan, yaitu:
Merumuskan dalam ketentuan domestik, suatu negara dapat mengambil laba global grup dan mengalokasikan sebagian laba tersebut berdasar formula tertentu kepada sumber yang berada di negaranya dan kemudian memajaki bagian laba dimaksud.
Suatu negara dapat menentukan laba dari cabang usaha (bentuk usaha tetap) atau anak perusahaan yang beroperasi di negaranya terpisah dari grup berdasar harga yang wajar yang seharusnya terjadi apabila transaksi dilakukan dengan di luar grupnya.


B. TUJUAN HARGA TRANSFER

 Secara umum, tujuan penetapan harga transfer adalah untuk memindahkan data keuangan di antara departemen-departemen atau divisi-diisi perusahaan pada waktu mereka saling menggunakan barang dan jasa satu sama. Selain itu, transfer pricing digunakan untuk mengevaluasi kinerja divisi dan memotivasi manajer divisi penjual dan divisi pembeli menuju keputusan-keputusan yang serasi dengan tujuan perusahaan secara keseluruhan.

 Sedangkan dalam lingkup perusahaan multinasional, transfer pricing digunakan untuk, meminimalkan pajak dan bea yang mereka keluarkan diseluruh dunia.
C. METODE HARGA TRANSFER

Beberapa metode transfer pricing yang sering digunakan yaitu :

1. Penentuan harga transfer berdasarkan biaya (cost-based transfer pricing)

Penentuan harga transfer ini dipakai pada transfer antarperusahaan yang menggunakan konsep pusat pertanggungjawaban biaya. Konsep ini sederhana dan menghemat sumber daya, karena informasi biaya tersedia. Namun yang menjadi permasalahan adalah ada bnayak definisi tentang biaya yang dipakai. Sebagian perusahaan meenggunakan biaya variabel (variable costs), sebagian menggunakan biaya penuh (full cost), biaya standar (standard cost), ada pula yang menggunakan biaya aktual (actual cost).

2. Penentuan harga transfer berdasarkan harga pasar (market basis transfer pricing)

Jika barang atau jasa yang ditransfer antar divisi atau antar perusahaan dalam grup mempunyai harga pasar, maka pada umumnya harga pasar merupakan dasar yang digunakan, terutama dilihat dari sudut pengukuran kinerja. Basis harga pasar merupakan tolok ukur untuk menilai kinerja manajer divisi.

Barang-barang yang diproduksi unit penjual dihargai sama dengan harga yang berlaku di pasar, pada sisi divisi penjual ada kemungkinan untuk memperoleh profit, pada sisi pembeli harga yang dibayarkan adalah harga yang sewajarnya. Namun yang menjadi kelemahan utama dari sistem ini adalah jika harga suatu produk ternyata tidak tersedia di pasar. Tidak semua barang-barang yang diperjual-belikan antar divisi tersedia di pasar, misalnya pada suatu industri yang terdeferensiasi dan terintegrasi seperti industri kertas, jika divisi penjual harus mengirim kertas yang setengah jadi ke divisi lain, pasar tidak menyediakan harga kertas mentah atau setengah jadi.



 Jika harga pasar tersedia atau dapat diperkirakan maka ada baiknya menggunakan harga pasar. Meskipun demikian, jika tidak ada cara untuk memperkirakan harga kompetitif, pilihan lainnya adalah mengembangkan harga transfer berdasarkan biaya(cost-based transfer price).

3. Penentuan harga transfer berdasarkan negosiasi (negotiated transfer prices)

Dalam ketiadaan harga, beberapa perusahaan memperkenankan divisi-divisi dalam

perusahaan yang berkepentingan dengan transfer pricing untuk menegosiasikan harga transfer yang diinginkan. Yang harus diperhatikan dalam penentuan harga transfer ini adalah biaya produksi, dan harus memiliki pengetahuan yang baik tentang keinginan perusahaan secara keseluruhan. Namun kelemahannya adalah negosiasi memakan waktu yang lama, mengulang pemeriksaan, dan revisi harga transfer.

 4.Penetuan harga transfer berdasarkan arbitrase (arbitrationtransfer pricing)

Pendekatan ini menekankan pada harga transfer berdasarkan interaksi kedua divisi dan pada tingkat yang dianggap terbaik bagi kepentingan perusahaan tanpa adanya pemaksaan mengenai keputusan akhir oleh salah satu divisi.

Senin, 12 Mei 2014

Tugas soft skills 3

SOAL!
1. Apa saja empat langkah dalam melakukan analisis usaha dengan menggunakan laporan keuangan?  Mengapa dalam masing – masing tahap analisis dalam konteks lintas batas lenih sukar dibandingkan dengan analisis dalam suatau Negara?
JAWAB :
Empat langkah dalam melakukan analisis usaha dengan menggunakan laporan keuangan yaitu :
1.
Analisis Strategi usaha internasional
2.
Analisis akuntansi
3.
Analisis keuangan
4.
Analisis prospektif internasional
Karena kurang andalnya informasi mengenai perkembangan makro ekonomi yang disebabkan seperti berikut ini :
1.
Karena keterbatasan data membuat upaya untuk melakukan analisis strategi usaha dengan menggunakan metode riset tradisional menjadi sukar dilakukan.
2.
Karena perbedaan antar negara dalam kualitas pengukuran, pengungkapan dan kualitas audit.
3.
Karena adanya perbedaan budaya, serta kondisi persaingan dan ekonomi local mempengaruhi interpretasi ukuran akuntansi dan rasio keuangan sehingga tahap analisis dalam konteks antar bats lebih sukar dibandingka dengan analisis dalam 1 negara.



SOAL!
2.Jika anda diminta untuk memberikan lima rekomendasi  terpenting  yang  dapat  anda  pikirkan kepada  pihak – pihak lain yang sedang menganalisis laporan keuangan asing, apa saja rekomendasi tersebut?
JAWAB :
Jika saya diminta memberikan  lima  rekomendasi  tersebut  makan  saya  akan  berikan seperti berikut :
1.
Memahami  sistem  akuntansi  dan  praktik  bisnis
2.
Memahami  variable  lingkungan  seperti  pendanaan  eksternal, keterkaitan  politik  dan ekonomi  suatu  Negara
3.
Memperhatikan  budaya  dan  nilai  social  yang  mempengaruhi  sistem  akuntansi
4.
Harus  memperhatikan  ketepatan  waktu,  bahasa  dan  termonologi
5.
Memperhatikan perbedaan pengukuran akuntansi


Kamis, 24 April 2014

Tugas Akuntansi 2



Nama   : Margaretha
Npm    : 24210202
Kelas   : 4EB16
SOAL!
1.      Apa cakupan dari istilah informasi yang melihat masa depan?
JAWAB:
Ø  Laporan rencana manajemen dan tujuan operasi di masa depan.
Ø  Ramalan pendapatan, laba rugi, laba rugi per tahun ( EPS ), pengeluaran modal, dan juga pos keuangan lainnya.
Ø  Informasi prospektif mengenai kinerja atau posisi ekonomi masa depan yang tidak terlalu pasti bila dibandingkan dengan proyeksi pos, periode fiskal, dan proyeksi jumlah 
SOAL!
2.      Jelaskan secara singkat perbedaan antara pengukuran akuntansi dan pengungkapan akuntansi. Dari dua proses akuntansi ini manakah yang menurut anda akan menunjukan kemajuan inovatif besar selama 10 tahun mendatang?Mengapa?
JAWAB :
Ø  Pengungkapan akuntansi yaitu di dalam pengungkapan akuntansi mampu menyatakan bahwa pengungkapan itu merupakan aspek kualitatif dan hanya bisa di nilai oleh para ahlinya saja.

Ø  Pengukuran akuntansi yaitu di dalam pengukuran akuntansi hanya sebatas informasi murni yang belum pernah di olah menjadi informasi yang siap digunakan.

Menurut saya yang akan menunjukan kemajuan inovatif selama 10 tahun adalah pengungkapan akuntansi, karena tanpa adanya pengungkapan maka sebuah informasi tidak akan bisa berguna bagi siapa pun.
SOAL!
3.      Jelaskan alasan – alasan perusahaan dengan operasi luar negeri melakukan translasi?
JAWAB :
Ø  Alasan-alasan perusahaan untuk melakukan translasi disebabkan karena perusahaan dengan operasi luar negeri yang signifikan menyusun laporan keuangan konsolidasi yang memungkinkan para pembaca laporan untuk mendapatkan pemahaman yang holistic atas operasi perusahaan, baik domestic dan luar negeri. Guna mencapai hal tersebut, laporan keuangan anak perusahaan luar negeri yang berdenominasi dalam mata uang asing disajikan ulang dengan mata uang pelaporan induk perusahaan. Proses penyajian ulang informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya dinamakan translasi.
SOAL!
4.      Sebutkan Keuntungan dan Kerugian dari translasi?
JAWAB :
PSAK No.10 menyatakan keuntungan dan kerugian akibat translasi harus dinyatakan dalam perhitungan laba rugi periode dimana kurs mengalami perubahan. Bila timbulnya dan penyelesaian suatu transaksi berada dalam suatu periode akuntansi yang sama maka seluruh selisih kurs diakui dalam periode tersebut. Namun, jika timbulnya dan diselesaikannya suatu transaksi berada dalam beberapa periode transaksi, maka selisih kurs harus diakui untuk setiap periode dengan memperhitungkan perubahan kurs untuk masing-masing periode.
Ø  Penagguhan
Dikeluarkannya penyesuaian translasi dari laba periode sekarang umumnya dianjurkan karena penyesuaian ini hanyalah hasil dari proses penyajian ulang.Perubahan nilai ekuivalen mata uang domestik dari aktiva bersih anak perusahaan luar negeri tidak direalisasikan dan tidak berpegaruh terhadap arus kas mata uang lokal yang dihasilkan dari entitas asing.
Ø  Penangguhan dan Amortisasi
Beberapa pihak mendukung penangguhan keuntungan atau kerugian translasi dan melakukan amortisasi penyesuaian selama masa pos-pos neraca terkait. 

Ø  Penangguhan Parsial
Keuntungan atau kerugian translasi adalah dengan mengakui kerugian sesegera mungkin setelah terjadi, tetapi mengakui keuntungan hanya setelah direalisasikan.Penangguhan translasi semata-mata hanya karena merupakan keuntungan, tetap mengabaikan terjadinya perubahan kurs.
Ø  Tidak Ditangguhkan
Untuk mengakui keuntungan dan kerugian translasi dalam laporan laba rugi sesegera mungkin. Pilihan ini memandang penangguhan dalam bentuk apapun bersifat palsu dan cenderung menyesatkan.
SOAL!
5.      Apa saja yang harus diungkapkan oleh perusahaan yang melakukan pelaporan?
JAWAB :
Ø  Investor sebagai pengguna laporan keuangan membutuhkan informasi dalam pengambilan keputusan untuk membeli, menahan, atau menjual investasi tersebut. Mereka juga membutuhkan informasi kemampuan perusahaan untuk membayar deviden sehingga perusahaan harus dapat melaporkan informasi – informasi yang diperlukan tersebut.


Jumat, 04 April 2014

Softskill Akuntansi Internasional Part 1


NAMA            : Margaretha
NPM               : 24210202
KELAS           : 4 EB16


  1. Akuntansi dapat dianggap memiliki tiga komponen pengukuran, pengungkapan, dan auditing. Apakah keuntungan dan kerugian dari klasifikasi ini? Dapatkah anda menyarankan klasifikasi alternative yang mungkin berguna?

JAWAB :
-      Keuntungan dan kerugian dari tiga komponen :
·      Pengukuran
Keuntungan  : Dapat memberikan informasi secara lebih terinci.
Kerugian : Informasi yang diberikan tidak menyeluruh, hanya mencakup profitabilitas dan kekuatan posisi keuangan suatu perusahaan.

·      Pengungkapan
Keuntungan : Informasi yang diberikan tepat sasaran kepada para pengguna yang diharapkan.
Kerugian : Pengungkapan hanya berpusat pada isu-isu, sehingga belum sesuai dengan fakta yang ada.

·      Auditing
Keuntungan : Dapat mengevaluasi kesalahan yang terjadi dalam laporan keuangan dan dapat mengetahui kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam suatu perusahaan.
Kerugian : Jika auditing dilakukan oleh auditor internal hasil auditnya kemungkinan subjektif karena dapat mengikuti permintaan manajemen. Dan jika auditing dilakukan oleh auditor eksternal akan membutuhkan biaya yang besar untuk menyewa jasa auditor eksternal.

-       Saran klasifikasi alternatif yang berguna
Klasifikasi alternatif yang berguna adalah auditing, karena dengan adanya auditing dapat  mengevaluasi kinerja perusahaan dari laporan keuangannya dan apabila terjadi kesalahan dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk kedepannya.

  1. Mengapa masalah – masalah akuntansi internasional semakin penting dan rumit dalam tahun tahun belakangan ini

JAWAB :
Akuntansi internasional sangat penting karena dalam akuntansi internasional mempelajari prinsip-prinsip akuntansi untuk memahami laporan keuangan secara internasional dan budaya usaha yang mendasarinya. Dan tahun-tahun belakangan ini akuntansi internasional semakin rumit karena terdapat perbedaan-perbedaan dalam budaya, praktik bisnis, struktur politik dan perundang-undangan, sistem hukum, nilai mata uang, tingkat inflasi lokal, resiko bisnis dan hukum pajak seluruhnya.

  1. Apakah tujuan melakukan klasifikasi sistem akuntansi?

JAWAB :
Tujuan klasifikasi sistem akuntansi yakni untuk mengelompokkan sistem akuntansi keuangan menurut karekteristik khususnya klasifikasi yang mengungkapkan standar dasar dimana anggota-anggota kelompok memiliki kesamaan dan yang membedakan kelompok-kelompok yang beraneka ragam satu sama lain. Maka dengan mengenali kesamaan dan perbedaan tersebut, pemahaman akan tentang sistem akuntansi akan lebih baik. 

  1. Apakah perbedaan nasional dalam praktek akuntansi dapat dijelaskan lebih baik oleh faktor  budaya atau oleh faktor ekonomi dan hukum? Mengapa?

JAWAB :
Budaya berarti nilai-nilai dan perilaku yang dibagi oleh suatu masyarakat. Variabel budaya mendasari pengaturan kelembagaan di suatu negara (seperti sistem hukum). Hofstede mendasari empat dimensi budaya nasional (nilai sosial) yaitu: Individualisme, Jarak kekuasaan, Penghindaran ketidakpastian, dan  Maskulinitas.
Berdasarkan hasil analisis Hofstede, Gray mengusulkan suatu kerangka kerja yang menghubungkan budaya dan akuntansi, Ia mengusulkan empat dimensi nilai akuntansi yang mempengaruhi praktik pelaporan keuangan suatu negara, yaitu:
1.         Profesionalisme versus ketetapan wajib pengendalian: preferensi terhadap pertimbangan profesional individu dan regulasi sendiri kalangan profesional dibandingkan terhadap kepatuhan dengan ketentuan hukum yang telah ditentukan.
2.         Keseragaman versus fleksibilitas: preferensi terhadap keseragaman dan konsistensi dibandingkan fleksibilitas dalam bereaksi terhadap suatu keadaan tertentu.
3.         Konservatisme versus optimisme: suatu preferensi dalam memilih pendekatan yang lebih bijak untuk mengukur dan mengatasi segala ketidakpastian di masa depan, daripada memilih pendekatan yang sekadar optimis namun beresiko.
4.         Kerahasiaan versus transparansi: preferensi atas kerahasiaan dan pembatasan informasi usaha menurut dasar kebutuhan untuk tahu dibandingkan dengan kesediaan untuk mengungkapkan informasi kepada publik.

  1. Dikebanyakan negara, standar akuntansi keuangan yang diterbitkan berbeda dengan yang digunakan dalam praktek. Apa penyebab timbulnya perbedaan tersebut dan siapa yang harus memperhatikan perbedaan tersebut

JAWAB :
Penetapan standar akuntansi umumnya melibatkan penggabungan sector swasta dan public.Hubungan antara sector akuntansi dan praktik akuntansi sangat rumit dan tidak selalu bergerak dalam arah yang sama. Praktik dapat mempengaruhi oleh kekuatan pasar, seperti yang berkaitan dengan kompetisi terhadap dana terhadap dana pasar modern.