Rabu, 26 Desember 2012

Menunjukkan Amarah Juga Bagus untuk Memperpanjang Umur

Ada yang bilang jika kemarahan yang tak dilampiaskan akan menyebabkan perasaan jadi mendongkol atau sakit hati yang tak kunjung sembuh. Ternyata hal ini benar adanya. Sebuah studi mengungkap pelampiasan kemarahan secara berapi-api atau menunjukkan emosi negatif justru baik bagi kesehatan seseorang, terutama sebagai kunci panjang umur.

Secara khusus peneliti pun membandingkan orang Italia dan Spanyol yang pemarah dengan orang Inggris yang suka memendam amarah. Orang Italia dan Spanyol yang pemarah terbukti bisa hidup dua tahun lebih lama ketimbang orang Inggris. Lagipula karakteristik orang Inggris yang suka memendam amarah itu justru dapat berakibat serius terhadap kesejahteraan fisik dan mental mereka.

Setelah mengamati lebih dari 6.000 pasien, tim peneliti dari University of Jena di Jerman menemukan bahwa partisipan yang menyembunyikan kecemasannya dilaporkan mengalami peningkatan denyut nadi. Masalahnya, dari waktu ke waktu, hal ini menyebabkan tekanan darah tinggi dan peningkatan peluang berbagai penyakit, mulai dari penyakit jantung koroner, kanker hingga kerusakan ginjal.

Studi yang diprakarsai Marcus Mund dan Kristin Mitte ini pun mengidentifikasi orang-orang yang suka memendam amarahnya ini dengan sebutan 'represor' dan mengklaim bahwa mereka berisiko tinggi mengalami berbagai gangguan kesehatan akibat karakternya itu.

"Orang-orang seperti ini dikenal dari cara mereka menyembunyikan tanda-tanda ketakutannya serta dari perilaku defensif mereka. Mereka cenderung menghindari risiko dan selalu mengambil tindakan pengendalian tingkat tinggi terhadap dirinya sendiri dan lingkungan di sekitar mereka," ujar Mund seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (27/12/2012).

"Misalnya ketika menemui sebuah pekerjaan yang membuat mereka stres maka detak jantung dan rasio denyut nadi mereka akan tercatat lebih tinggi daripada non-represor. Mereka pun cenderung menunjukkan berbagai gejala stres dan kecemasan obyektif lainnya," lanjutnya.

Beruntung peneliti juga menemukan meski orang-orang yang suka memendam perasaan semacam ini berisiko lebih tinggi terserang berbagai penyakit, proses pemulihan mereka dari penyakit-penyakit ini juga dilaporkan bisa lebih cepat.

"Karena tingkat pengendalian dirinya yang tinggi, represor cenderung sangat disiplin dan lebih termotivasi untuk mengadaptasi atau merubah gaya hidupnya menjadi lebih baik," pungkas Mund.

http://health.detik.com/read/2012/12/27/133400/2127859/763/menunjukkan-amarah-juga-bagus-untuk-memperpanjang-umur?l992203755

Jumat, 14 Desember 2012

why i choose accounting?

pada saat saya SMA saya belajar di jurusan IPA. pas lulus, saya bingung akan melanjutkan ke jurusan apa di perguruan tinggi. Orang tuaku menempatkan kau di Universitas Gunadarma. akupun bingun memilih fakultas apa. disana banyak sekali fakultas. ada ekonomi, sastra, psikologi, teknologi dan sipil. akhirnya aku memilih fakultas ekonomi.
di fakultas ekonomi aku disurih memilih lagi jurusan yang tersedia, ada manajemen dan akuntansi. yaaa karena setiap perusahaan selalu mkempunyai akuntan, akihrnya aku  memilih akuntansi saja. karena bidang keuangan selalu dipakai oleh setiap perusahaan, aku belajar akuntansi. kata dosen audit saya, dibalik perusahaan hebat terdapat seorang akuntan yang handal. itu sebabnya kenapa aku ingin belajar akuntansi.
akunt6ansi itu seperti garam dan perusahaan seperti masakan. masakan tidak akan berguna kalo gapake garam. begitru juga perusahaan tanpa adanya accounting, tidak akan mencapai suatu peryumbuhan.

Makes ur life be mean!

pernah ga kita berpikir seberapa besar perjuangan kita untuk bertahan hidup? atau pernah ga kita berpikir orang-orang disana yang selalu takut akan kah mereka dapat hidup esok?
sering kali kita gapernah menghargai hidup kita karena merasa kita masih hidup lebbih lama lagi. sedangkan para cancer surviver misalnya, mereka dengan susah payah memperjuangkan nhidup mereka gapeduli seberapa sakit yang mereka rasakan.
ayo mari kita coba belajar dari mereka. belajar menghargai hidup, mensyukurinya dan tetap berdoa semoga kehidupan kita dapat berguna untuk orang lain. karena kita gakan pernah tau kapan kita meninggalkan dunia ini.

Selasa, 30 Oktober 2012

Solusi Tekan Subsidi BBM


Pemerintah menganggarkan dana subsidi bahan bakar minyak(BBM) di tahun depan Rp 193,8 triliun. Suatu jumlah yang besar, namun dinilai  tidak tepat sasaran. Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa pemilik mobil mendapat subsidi Rp 120.000 per hari.
Ada cara untuk menekan subsidi tersebut, tanpa harus menaikkan harga BBM. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Rinaldi Dalimi menjelaskan pengurangan subsidi BBM bukan dilakukan dengan cara menaikkan harga BBM. Subsidi BBM ini dinilai tetap perlu ada namun harus tetap sasaran. "Salah satu cara untuk menekan subsidi BBM tersebut adalah dengan menaikkan pajak kendaraan bermotor pribadi dan memasukkan komponen pajak BBM dalam tarif tol," ungkap Rinaldi dalam diskusi di MNC Tower Jakarta, Selasa (23/10/2012).
Menurut Rinaldi, selama ini orang-orang kaya juga turut menikmati subsidi BBM karena masih ada mobil pribadi yang menggunakan premium. Cara ini agak susah ditekan karena pemerintah hanya memberikan himbauan dan tidak bisa melarang orang dengan mobil pribadi membeli premium.
Dengan cara menaikkan pajak kendaraan bermotor pribadi, maka dana dari hasil pajak ini akan bisa dialokasikan dalam bentuk subsidi yang lebih tepat sasaran. Nantinya besaran pajak ini juga akan disesuaikan dengan jenis kendaraan maupun harga kendaraan itu sendiri. Semakin mewah maka semakin besar pula pajaknya.
"Menaikkan harga BBM ini hanya akan memberikan efek psikologis. Jika BBM naik, maka harga-harga kebutuhan lain juga naik. Masyarakat akan panik," tambahnya.
Selain menaikkan pajak kendaraan bermotor pribadi, Rinaldi juga mengusulkan agar komponen tarif tol juga dimasukkan pajak BBM. Hal ini dilakukan karena sebagian besar pengguna jalan tol merupakan mobil pribadi atau milik orang kaya. "Misalkan memasukkan komponen pajak Rp 500 ke tarif tol. Jika dikalikan jumlah pengguna jalan tol, itu sudah bisa dikalkulasikan berapa besar jumlahnya. Dana itu bisa dialokasikan ke subsidi BBM. Semacam subsidi silang," kata Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia tersebut.
Namun, kata Rinaldi, agar dana hasil kenaikan pajak kendaraan bermotor ataupun pajak dalam tarif tol ini bisa langsung masuk ke kas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), maka harus ada perubahan aturan perpajakan baru. "Sehingga dananya nanti bisa langsung dialokasikan ke subsidi BBM, tidak bercampur dengan kas negara dari sektor pajak," tambahnya.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/10/24/10505763/Ini.Dia.Solusi.Tekan.Subsidi.BBM

Penyelewengan BBM Subsidi


Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan dan Pengendalian BBM Bersubsidi yang berada di bawah BPH Migas menemukan penyelewengan BBM bersubsidi senilai Rp 289,1 miliar. Ini merupakan temuan dari Januari hingga September 2012. 
Ketua BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng mengungkapkan penyelewengan ditemukan di Kalimantan Timur, Batam, Belitung, Jambi, Aceh, Palembang dan Lampung. "Jumlah nilai barang bukti BBM hasil penindakan tim satgas BBM sebesar Rp 289,1 miliar," kata Andi saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Rabu (24/10/2012).
Menurut Andy, rincian temuan barang bukti tersebut meliputi minyak solar sebanyak 100.000 liter di Lampung dengan nilai Rp 985,8 juta. Hasil penindakan di Batam, Belitung, Jambi dan Aceh jumlahnya Rp 111,2 miliar. Rinciannya minyak solar sebanyak 619.300 liter senilai Rp 5,968 miliar, premium sebanyak 24.800 liter senilai Rp 233,1 juta, minyak tanah sebanyak 600 liter senilai Rp 5,4 juta dan Marine Fuel Oil (MFO) sebanyak 250,109 juta liter senilai Rp 105,04 miliar.
Sementara hasil penindakan di Palembang ditemukan minyak solar sebanyak 365.000 liter senilai Rp 176,88 miliar serta hasil penindakan di Lampung berupa minyak solar sebanyak 7.500 liter senilai Rp 60,5 juta.
"Satgas mengungkap modus penyalahgunaan BBM Bersusbidi ialah dengan cara mengoplos dan menimbun BBM Bersubsidi untuk tujuan menjual kembali dengan harga yang lebih tinggi dan tidak dilengkapi dengan Izin Usaha Niaga," tambahnya.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/10/24/16515344/Penyelewengan.BBM.Bersubsidi.Tembus.Rp.289.Miliar

Pemerintah Prosubsidi BBM


Pemerintah lebih mengutamakan subsidi energi termasuk subsidi bahan bakar minyak ketimbang subsidi nonenergi seperti untuk pangan, pupuk, dan benih. Subsidi energi APBN 2013 naik Rp 72,39 triliun, sementara untuk nonenergi malah turun Rp 247,5 miliar.

Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo dalam keterangan pers menjelaskan APBN 2013, di Jakarta, Senin (29/10/2012), menegaskan, subsidi energi dalam APBN 2013 ditetapkan Rp 274,74 triliun. Subsidi energi ini yakni subsidi BBM, elpiji, dan bahan bakar nabati (BBN) sebesar Rp 193,8 triliun serta subsidi listrik Rp 80,94 triliun.

Subsidi energi ini naik Rp 72,39 triliun dibandingkan dengan subsidi APBN-P 2012 sebesar Rp 202,35 triliun. Subsidi energi untuk BBM, elpiji, dan BBN naik dari Rp 137,38 triliun menjadi Rp 193,8 triliun. Subsidi untuk listrik naik dari Rp 64,97 triliun menjadi Rp 80,94 triliun.

Sementara itu subsidi nonenergi yang lebih langsung dinikmati masyarakat banyak, seperti subsidi pangan, pupuk, benih, dan anggaran pelayanan publik (PSO), malah turun Rp 240 miliar dari Rp 42,72 triliun jadi Rp 42,48 triliun tahun 2013.

Jika lebih dirinci, subsidi untuk pangan pada APBN 2013 turun dari Rp 20,93 triliun menjadi Rp 17,2 triliun dan PSO seperti untuk kereta api juga turun dari Rp 2,15 triliun ke Rp 1,52 triliun. Subsidi pupuk naik dari Rp 13,96 triliun menjadi Rp 16,23 triliun dan subsidi benih naik dari Rp 130 miliar ke Rp 1,45 triliun.

Menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, pemerintah punya kewenangan untuk penyesuaian harga BBM tahun 2013 untuk menekan subsidi BBM. Namun, hal itu sulit dilakukan karena BBM sudah menjadi komoditas politik menjelang Pemilihan Umum 2014. Bagi partai penguasa, waktu kenaikan bisa diulur sampai waktu tertentu. Bagi partai oposisi, masih ada ruang menjegal kebijakan kenaikan harga BBM.

Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada A Tony Prasetiantono menyatakan, pemerintah punya kewenangan menaikkan harga BBM. Namun, ia ragu apakah itu benar-benar bisa dilakukan tanpa melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) karena postur anggaran tetap harus meminta persetujuan DPR.

Tony mendukung kenaikan harga BBM bersubsidi sejak awal tahun 2013. Ini lebih rasional secara ekonomi-sosial karena inflasi masih rendah.

”Kenaikan di awal tahun 2013 cukup beralasan karena kita punya modal cukup, yakni inflasi masih rendah, 4,5 persen. Kalau hingga akhir tahun inflasi sampai 6 persen, masyarakat masih kuat,” kata Tony.

Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir, Senin, di Jakarta, menyatakan, sistem pemantauan dan pengendalian BBM berbasis teknologi informasi akan diterapkan di semua stasiun pengisian bahan bakar untuk umum di Indonesia. (EVY/LAS)
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/10/30/07442058/Pemerintah.Prosubsidi.BBM

Senin, 29 Oktober 2012

About HIV and AIDS



Seperti yang kita ketahui bersama, AIDS adalah suatu penyakit yang belum ada obatnya dan belum ada vaksin yang bisa mencegah serangan virus HIV, sehingga penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia baik sekarang maupun waktu yang datang.
Selain itu AIDS juga dapat menimbulkan penderitaan, baik dari segi fisik maupun dari segi mental. Mungkin kita sering mendapat informasi melalui media cetak, elektronik, ataupun seminar-seminar, tentang betapa menderitanya seseorang yang mengidap penyakit AIDS. Dari segi fisik, penderitaan itu mungkin, tidak terlihat secara langsung karena gejalanya baru dapat kita lihat setelah beberapa bulan. Tapi dari segi mental, orang yang mengetahui dirinya mengidap penyakit AIDS akan merasakan penderitaan batin yang berkepanjangan. Semua itu menunjukkan bahwa masalah AIDS adalah suatu masalah besar dari kehidupan kita semua.

HIV DAN AIDS
HIV (Human Immuno–Devesiensi) adalah virus yang hanya hidup dalam tubuh manusia, yang dapat merusak daya kekebalan tubuh manusia.
AIDS (Acguired Immuno–Deviensi Syndromer) adalah  kumpulan gejala menurunnya gejala kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit dari luar.

BAHAYA AIDS
Orang yang telah mengidap virus AIDS akan menjadi pembawa dan penular AIDS selama hidupnya, walaupun tidak merasa sakit dan tampak sehat. AIDS juga dikatakan penyakit yang berbahaya karena sampai saat ini belum ada obat atau vaksin yang bisa mencegah virus AIDS. Selain itu orang terinfeksi virus AIDS akan merasakan tekanan mental dan penderitaan batin karena sebagian besar orang di sekitarnya akan mengucilkan atau menjauhinya. Dan penderitaan itu akan bertambah lagi akibat tingginya biaya pengobatan. Bahaya AIDS yang lain adalah menurunnya sistim kekebalan tubuh. Sehingga serangan penyakit yang biasanya tidak berbahaya pun akan menyebabkan sakit atau bahkan meninggal.

GEJALA-GEJALA AIDS
Sejak pertama seseorang terinfeksi virus HIV, maka virus tersebut akan hidup dalam tubuhnya, tetapi orang tersebut tidak menunjukkan gejala penyakit namun terlihat betapa sehat, aktif, produktif seperti biasa. Karena gejala-gejala AIDS tampak setelah + 3 bulan. Adapun gejala-gejala AIDS itu sendiri adalah :
·         Berat badan turun dengan drastis.
·         Demam yang berkepanjangan(lebih dari 38 0C)
·         Pembesaran kelenjar (dileher), diketiak, dan lipatan paha)yang timbul tanpa sebab.
·         Mencret atau diare yang berkepanjangan.
·         Timbulnya bercak-bercak merah kebiruan pada kulit (Kanker kulit atau KAPOSI SARKOM).
·         Sesak nafas dan batuk yang berkepanjangan.
·         Sariawan yang tidak sembuh-sembuh.
Semua itu adalah gejala-gejala yang dapat kita lihat pada penderita AIDS, yang lama-kelamaan akan berakhir dengan kematian.

PENULARAN AIDS
Sebelumnya virus AIDS tidak mudah menular virus influensa. Kita tidak usak terlalu mengucilkan atau menjauhi penderita AIDS, karena AIDS tidak akan menular dengan cara – cara seperti di bawah ini :
·         Hidup serumah dengan penderita AIDS ( asal tidak mengadakan hubungan seksual ).
·         Bersenggolan atau berjabat tangan dengan penderita.
·         Bersentuhan dengan pakaian dan lain-lain barang bekas penderita AIDS.
·         Makan dan minum.
·         Gigitan nyamuk dan serangga lain.
·         Sama-sama berenang di kolam renang
Hal-hal diatas bukan penyebab menularnya AIDS dapat terjadi melalui cara-cara sbb :
·         melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang mengidap HIV
·         Transfusi darah yang mengandung virus HIV
·         Melalui alat suntik, akupuntur, tato, dan alat tindik yang sudah di pakai orang yang mengidap virus AIDS
·         Hubungan pranatal, yaitu pemindahan virus dari ibu hamil yang mengidap virus AIDS kepada janin yang dikandungnya.

KELOMPOK YANG MEMPUNYAI RESIKO TINGGI TERTULAR AIDS
·         Mereka yang sering melakukanhubungan seksual diluar nikah, seperti wanita dan pria tuna susila dan pelanggannya.
·         Mereka yang mempunyai bayak pasangan seksual misalnya : Homo seks ( melakukan hubungan dengan sesama laki-laki ), Biseks ( melakukan hubungan seksual dengan sesama wanita ), Waria dan mucikari.
·         Penerima transfusi darah
·         Bayi yang dilahirkan dari Ibu yang mengidap virus AIDS.
·         Pecandu narkotika suntikan.
·         Pasangan dari pengidap AIDS

CARA PENCEGAHAN AIDS
·         Hindarkan hubungan seksual diluar nikah. Usahakan hanya berhubungan dengan satu orang pasangan seksual, tidak berhubungan dengan orang lain.
·         Pergunakan kondom bagi resiko tinggi apabila melakukan hubungan seksual.
·         Ibu yang darahnya telah diperiksa dan ternyata mengandung virus, hendaknya jangan hamil. Karena akan memindahkan virus AIDS pada janinnya.
·         Kelompok resiko tinggi di anjurkan untuk menjadi donor darah.
·         Penggunaan jarum suntik dan alat lainnya ( akupuntur, tato, tindik ) harus dijamin sterilisasinya.
Adapun usaha-usaha yang dapat dilakukan pemerintah dalam usaha untuk mencegah penularan AIDS yaitu, misalnya : memberikan penyuluhan-penyuluhan atau informasi kepada seluruh masyarakat tentang segala sesuatau yang berkaitan dengan AIDS, yaitu melalui seminar-seminar terbuka, melalui penyebaran brosur atau poster-poster yang berhubungan dengan AIDS, ataupun melalui iklan diberbagai media massa baik media cetak maupun media elektronik.penyuluhan atau informasi tersebut dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan, kepada semua lapisan masyarakat, agar seluarh masyarakat dapat mengetahui bahaya AIDS, sehingga berusaha menghindarkan diri dari segala sesuatu yang bisa menimbulkan virus AIDS.

USAHA-USAHA YANG DILAKUKAN APABILA TERINFEKSI VIRUS AIDS
Usaha-usaha yang dilakukan terinfeksi virus AIDS disebut juga penerapan strategi pengobatan baru. Dalam pengobatan HIV / AIDS sangat penting mengetahui dinamika HIV, serta perjalanan penyakit ( patogenesis ) sehingga dapat melakukan tindakan dan pengobatan tepat waktu.
Beberapa harapan dan kabar baik dapat dicatat dari pertemuan-pertemuan “Van Couver” di Kanada saat ini cukup banyak obat anti HIV yang efektif untuk pengobatan kombinasi. Beberapa obat penghambat protease dan obat anti HIV sedang dalam tahap akhir untuk mendapat izin. Selain itu muncul pula pemeriksaan “Viral loard” yang prosesnya lebih mudah dalam mendeteksi RNA dari HIV dalam darah. Dan semua usaha diatas seharusnya di tunjang oleh motivasi dari penderita AIDS itu sendiri. Misalnya bagi mereka yang termasuk kelompok resiko tinggi terkena AIDS selalu memeriksakan darahnya secara teratur, paling sedikit 3-6 bulan sekali, demi keselamatan pasangan seksualnya. Dan yang tidak kalah penting adalah mendekatkan diri kepada Tuhan YME. Yaitu dengan melaksanakan ibadah-ibadah yang diperintahkan dan berusaha untuk menjauhi segala yang dilarangNya, agar penderitaan yang dirasakan tidak terlalu berat. Dan bagi masyarakat hendaknya jangan menjauhi mengucilkan mereka yang terinfeksi AIDS, tetapi seharusnya memberi dorongan atau semangat hidup, misalnya melalui nasehat-nasehat yang bisamenumbuhkan rasa percaya diri, sehingga mereka yang telah mengidap virus AIDS tidak putus asa dalam menjalani hidupnya.
Dengan adanya usaha-usaha diatas, niscaya masalah AIDS dapat diatasi, paling tidak dapat dicegah sedini mungkin, apalagi jika ada partisipasi dari semua pihak.

MISTERI PENDEMI HIV/AIDS DIDUNIA
WHO ( World Healty Organisation)
WHO melaporkan bahwa sejak pertengahan 1995, jumlah komulatif penderita AIDS sebanyak 20 juta. 18,5 juta orang dewasa dengan separuhnya adalah kaum wanita, dan 1,5 juta adalah anak-anak. 50% dari penderita AIDS adalah kaum remaja /kaum muda dalam kelompok berusia 15-24 tahun.
Sejak 1 Januari 1996 WHA melaporkan jumlah penderita AIDS sebanyak 41 juta HIV/AIDS didunia. Dengan 35,4 juta remaja dan dewasa, 15,5 jutawanita, dan 5,6 juta anak-anak. Sedangkan untuk tahun 2000 ini WHO memperkirakan jumlah HIV akan mencapai 30-40 juta dan jumlah AIDS 12-18 juta.
PENDEMI HIV/AIDS REGONAL ASIA TENGGARA
Pendemi HIV/AIDS regonal asia tenggara pada tahun 1994 secara komulatif ditemukan 3745 AIDS, sedangkan sudah diperkirakan lebih dari 2 jura dari 11 negara termasuk Indonesia, dan jumlah tersebut akan menjadi 3,5 juta ditahun 1995.

SYNDROMA GUNUNG ES
Syndroma gunung es ini lebih menakutkan dunia, karena dengan ditemukannya HIV melalui pemeriksaan darah secara efidemilogi penyebaran HIV dimasyarakat akan menjadi lebih banyak 100-1000 kali. Sedangkan ditemukan satu AIDS berarti sudah ada 100-8000 orang yang tertular. Dari data yang ditemukan, HIV AIDS dapat terkena pada siapa saja, baik orang miskin, orang kaya, berpendidikan tinggi ataupun  rendah, laki-laki maupun wanita dan sabagainya.
Saat ini infeksi AIDS pada wanita meningkat dengan cepat, karena wanita merupakan kelompok yang rendah dan mudah terinfeksi tanpa disadari. Sedangkan anak yang lahir dari ibu yang mengidap HIV, setelah usia 2 tahun sudah mulai menunjukkan HIV terbesar 30-40%.

SITUASI AIDS DI INDONESIA
Penyakit AIDS banyak ditemukan diluar negeri, tetapi karena hubungan dengan bangsa menjadi semakin erat, maka penularannya harus tetap diwaspadai. Banyak orang asing datang ke indonesia dan banyak pula orang indonesia pergi keluar negeri untuk berbagai keperluan. Hal itu membuka kemungkinan terjadinya penularan AIDS.
Jumlah HIV/AIDS di Indonesia sampai akhir 1996, terdapat 449 kasus dengan 341 HIV dan 108 AIDS, terdapat di 16 propensi di Indonesia. Wanita yang terkena sebanyak 122 orang, WNI sebanyak 304 orang, Heteroseksual 276 orang, homoseks dan biseks 84 orang, drag user 4 orang, perinatal 1 dan 80 tidak diketahui cara tranmisinya. Menurut golongan umur, diindonesia ternyata yang paling banyak terserang AIDS adalah usia 20-29 tahun yaitu 120 orang, bayi yang berumur kurang dario 1 tahun dan 50 orang belum diketahui umurnya.
Dari 108 AIDS yang terbesar di 10 propinsi dan yang meninggal 66 orang, DKI Jakarta terbanyak dengan 57 AIDS dan 35 sudah meninggal.

Tuhan YME. Mempunyai kekuasaan dalam mengatur segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini, Dialah yang menciptakan alam semesta dengan segala isinya. Begitupun dengan segala peristiwa yang terjadi dimuka bumi ini misalnya : kebahagiaan, kesedihan bencana alam, kelahiran, kematian, dan sebaginya. Muncullah virus HIV/AIDS merupakan salah satu peristiwa besar dalam sejarah kehidupan manusia.
HIV adalah suatu virus yang hidup dalam tubuh manusia, dan dan dapat menyebabkan timbulnya AIDS, yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga tubuh mudah terserang penyakit dan lam kelamaan akan meninggal, sudah menjadi sifat manusia yang selalu ingin merasakan kenikmanatan tanpa mempedulikan akibatnya, misalnya : melakukan perzinahan, penggunaan narkotika suntikan, dan sebagainya. Kits umat manusia sudah mengetahui bahwa perbuatan-perbuatan tersebut sangat dilarang,baik menurut ajaran agama masing-masing maupun aturan hukum yang berlaku. Tetapi dari sebagian kita tetap saja melakukan hal-hal tersebut, misalnya : WTS, Homoseks,Biseks, Mucikari, dan orang-orang yang sering berganti-ganti pasangan dan melakukan hubungan seksual diluar nikah. Dan berbahaya, dan sampai saat ini belum ditemukan obatnya.
Adapun gejala-gejala yang dapat kita lihatpada penderita AIDS yaitu demam yang berkepanjangan di sertai keringat malam, batuk dan sariwan yang terus menerus,berat badan turun dengan drastis, dsb, yang akan di akhiri dengan kematian.
Oleh karena itu, kita harus menghindarkan diri dari hal-hal yang dapat menyebabkan AIDS, yaitu melalui pencegahan misalnya :tidak melakukan hubungan seksual secara bebas, menghidarkan penggunaan narkotika suntikan, dan sebagainya.
AIDS merupakan cobaan atau bahkan hukuman daru Tuhan,yang tidak pernah di duga oleh umat manusia.
Tapi bagaimanapun beratnya cobaan yang diberikan, Tuhan YME. Akan selalu membukakan jalan bagi umatnya. Misalnya : sekarang dicanada telah ada obat anti HIV yang efektif untuk pengobatan kombinasi. Masalah AIDS ini tidak tentu akan menyebar luas, apabila dilakukan pencegahan secara dini, apalagi jika ada partisipasi dari semua pihak.


SARAN
·         Hendaknya kita selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berusaha menghindarkan diri dari hal-hal yang bisa menyebabkan AIDS.
·         Jangan melakukan hubungan seksual diluar nikah (berzinah), dan jangan berganti-ganti pasangan seksual.
·         Apabila  berobat dengan menggunakan alat suntik, maka pastikan dulu apakah alat  suntik itu steril atau tidak.
·         Apabila melakukan tranfusi darah, terlebih  dahulu perikasakan apakah tranfusi darah itu bebas dari virus HIV.
·         Bagi para generasi muda, jauhilah obat-obatan terlarang terutama narkotika melalui alat suntik, alat-alat tato, anting tindik, dan semacamnya yang bisa saja menularkan AIDS, karena alat-alat aeperti itu tidak ada gunanya.dan hindarkan diri dari pergaulan bebas yang bersifat negatif.
·         Apabila ada seminar-seminar, penyuluhan-penyuluhan, iklan ataupun brosur-brosur, yang mengimpormasikan tentang AIDS, sebaiknya kita memperhatikan denganbaik, agar segala sesuatu tentang AIDS dapat diketahui, sehingga kita bisa menghindarkan diri sejak dini dari AIDS.
·         Orang yang mengetahui dirinya telah terinfeksi virus AIDS hendaknya menggunakan kondom apabila melakukan hubungan seksual, agar virus AIDS tidak menular pada pasangan seksualnya.


Dari artikel diatas kita dapat menentukan kerangka-kerangka dari karangan ilmiah tersebut, yakni:
    I.        Latar belakang
  II.        Definisi HIV dan AIDS
II.1 Bahaya AIDS
II.2 Gejala AIDS
II.3 Penularan AIDS
II.4 Siapa saja yang beresiko tinggi tertular AIDS
II.5 Cara mencegah
II.6 Cara penanganan
II.7 Catatan jumlah penyakit AIDS dan perkembangannya
III.        Penutup
III.1 Kesimpulan
III.2 Saran